# Alodokter — Zapi reference > Artikel kesehatan Alodokter — daftar & detail artikel penyakit/obat/editorial lengkap dengan reviewer medis. **Base URL:** `https://api.zpi.web.id` **Auth:** Send `x-api-key: YOUR_KEY` header on every request. Get a free key at https://zpi.web.id/dashboard/keys. **Response envelope:** `{ status, message, content }` **Rate limit:** 60 req/min on free tier. **Related:** - Detail page: https://zpi.web.id/api/health/alodokter - Endpoint catalog: https://zpi.web.id/category/health - Concise index: https://zpi.web.id/llms.txt - Full reference: https://zpi.web.id/llms-full.txt --- ## Alodokter **Category:** health · **Slug:** `alodokter` **Detail page:** https://zpi.web.id/api/health/alodokter Artikel kesehatan Alodokter — daftar & detail artikel penyakit/obat/editorial lengkap dengan reviewer medis. **Tags:** alodokter, kesehatan, health, artikel, penyakit, obat, indonesia ### Daftar Artikel Daftar artikel Alodokter (via sitemap, filter tahun/bulan + pagination). - **Method:** `GET` - **Endpoint:** `https://api.zpi.web.id/v1/health:alodokter/list` - **Cache TTL:** 300s **Parameters:** | Name | Type | Location | Required | Description | |------|------|----------|----------|-------------| | `year` | number | query | no | Tahun publikasi, default tahun berjalan (2014-2030) | | `month` | number | query | no | Bulan publikasi (1-12), default bulan berjalan | | `page` | number | query | no | Nomor halaman, default 1 (max 50) | | `limit` | number | query | no | Item per halaman, default 20 (max 50) | **cURL:** ```bash curl "https://api.zpi.web.id/v1/health:alodokter/list?year=1&month=1&page=1&limit=1" \ -H "x-api-key: YOUR_API_KEY" ``` **JavaScript / TypeScript:** ```javascript const res = await fetch("https://api.zpi.web.id/v1/health:alodokter/list?year=1&month=1&page=1&limit=1", { headers: { "x-api-key": process.env.ZAPI_KEY } }); const data = await res.json(); ``` **Python:** ```python import requests r = requests.get("https://api.zpi.web.id/v1/health:alodokter/list?year=1&month=1&page=1&limit=1", headers={"x-api-key": "YOUR_API_KEY"}) data = r.json() ``` **Example response:** ```json { "page": 1, "year": 2026, "count": 20, "items": [ { "url": "https://www.alodokter.com/ciri-ciri-kanker-payudara-akan-sembuh-yang-perlu-diketahui-pasien", "title": "Ciri Ciri Kanker Payudara Akan Sembuh Yang Perlu Diketahui Pasien", "source": "alodokter.com", "publishedAt": "2026-06-12 01:35:59 UTC" }, { "url": "https://www.alodokter.com/pewangi-pakaian-terbaik-untuk-cucian-lebih-harum-dan-lembut", "title": "Pewangi Pakaian Terbaik Untuk Cucian Lebih Harum Dan Lembut", "source": "alodokter.com", "publishedAt": "2026-06-12 00:31:37 UTC" }, { "url": "https://www.alodokter.com/sunscreen-anak-terbaik-untuk-melindungi-kulit-dari-paparan-sinar-matahari", "title": "Sunscreen Anak Terbaik Untuk Melindungi Kulit Dari Paparan Sinar Matahari", "source": "alodokter.com", "publishedAt": "2026-06-11 07:55:41 UTC" }, { "url": "https://www.alodokter.com/coklat-terbaik-dan-enak-di-pasaran", "title": "Coklat Terbaik Dan Enak Di Pasaran", "source": "alodokter.com", "publishedAt": "2026-06-11 07:54:50 UTC" }, { "url": "https://www.alodokter.com/gula-pasir-terbaik-yang-aman-untuk-keluarga", "title": "Gula Pasir Terbaik Yang Aman Untuk Keluarga", "source": "alodokter.com", "publishedAt": "2026-06-11 06:13:10 UTC" }, { "url": "https://www.alodokter.com/kopi-terbaik-dari-robusta-arabika-hingga-kopi-susu-kekinian", "title": "Kopi Terbaik Dari Robusta Arabika Hingga Kopi Susu Kekinian", "source": "alodokter.com", "publishedAt": "2026-06-11 05:58:42 UTC" }, { "url": "https://www.alodokter.com/es-krim-terbaik-yang-lezat-dan-menyegarkan", "title": "Es Krim Terbaik Yang Lezat Dan Menyegarkan", "source": "alodokter.com", "publishedAt": "2026-06-11 05:35:30 UTC" }, { "url": "https://www.alodokter.com/tumbler-terbaik-untuk-dukung-hidrasi-tubuh-sepanjang-hari", "title": "Tumbler Terbaik Untuk Dukung Hidrasi Tubuh Sepanjang Hari", "source": "alodokter.com", "publishedAt": "2026-06-11 02:06:47 UTC" } ], "limit": 20, "month": 6, "total": 86, "hasMore": true, "nextPage": 2 } ``` --- ### Detail Artikel Detail artikel Alodokter (penyakit/obat/editorial) dari URL, dengan reviewer & referensi. - **Method:** `GET` - **Endpoint:** `https://api.zpi.web.id/v1/health:alodokter/detail` - **Cache TTL:** 600s **Parameters:** | Name | Type | Location | Required | Description | |------|------|----------|----------|-------------| | `url` | string | query | yes | URL halaman lengkap (penyakit, obat, atau artikel kesehatan) | **cURL:** ```bash curl "https://api.zpi.web.id/v1/health:alodokter/detail?url=https%3A%2F%2Fwww.alodokter.com%2Fdemam-berdarah" \ -H "x-api-key: YOUR_API_KEY" ``` **JavaScript / TypeScript:** ```javascript const res = await fetch("https://api.zpi.web.id/v1/health:alodokter/detail?url=https%3A%2F%2Fwww.alodokter.com%2Fdemam-berdarah", { headers: { "x-api-key": process.env.ZAPI_KEY } }); const data = await res.json(); ``` **Python:** ```python import requests r = requests.get("https://api.zpi.web.id/v1/health:alodokter/detail?url=https%3A%2F%2Fwww.alodokter.com%2Fdemam-berdarah", headers={"x-api-key": "YOUR_API_KEY"}) data = r.json() ``` **Example response:** ```json { "url": "https://www.alodokter.com/demam-berdarah", "tags": [ "penyakit", "dbd", "demam-berdarah", "buavita-app", "buavita-dbd" ], "type": "disease", "image": "https://images.alodokter.com/dk0z4ums3/image/upload/v1685412960/attached_image/demam-berdarah.jpg", "title": "Demam Berdarah", "source": "alodokter.com", "content": "Demam berdarah adalah penyakit infeksi akibat virus yang menular melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini menimbulkan gejala demam tinggi, sakit kepala, serta nyeri tulang dan otot. Jika tidak ditangani dengan tepat, demam berdarah berisiko mengancam nyawa. Demam berdarah atau DBD dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa. Penyakit ini menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti . Nyamuk tersebut dapat membawa virus Dengue setelah menggigit orang yang sedang terinfeksi, lalu menularkannya kepada orang lain melalui gigitan berikutnya. Penyakit ini banyak ditemukan di daerah beriklim tropis, termasuk Indonesia, dan angka kejadian penyakit ini biasanya meningkat ketika musim hujan .Virus Dengue dapat mengakibatkan dua kondisi, yaitu demam dengue dan demam berdarah dengue (DBD). Bedanya, demam berdarah dengue dapat menyebabkan gejala yang berat, sedangkan demam dengue biasanya hanya menimbulkan gejala ringan. Namun, tahap awal kedua kondisi ini memiliki gejala yang mirip. Penyebab Demam Berdarah Demam berdarah atau DBD disebabkan oleh virus Dengue . Seseorang bisa terjangkit demam berdarah jika digigit oleh nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus yang telah terinfeksi virus Dengue terlebih dahulu. Nyamuk penyebab demam berdarah biasanya aktif dan menggigit pada pagi dan sore hari. Nyamuk ini biasanya hidup di genangan air yang tenang dan dasarnya bersih, seperti genangan air di ban mobil, sampah plastik, atau tempat minum hewan. Demam berdarah tidak menular antarmanusia secara langsung. Namun, ibu hamil dapat menularkan demam berdarah kepada janin yang dikandungnya selama masa kehamilan atau ketika proses persalinan. Faktor risiko demam berdarah Demam berdarah lebih banyak terjadi saat musim hujan. Hal ini karena pada musim tersebut, nyamuk Aedes aegypti lebih banyak berkembang biak. Selain itu, seseorang lebih berisiko terkena DBD jika ia berada di daerah dengan kasus demam berdarah yang tinggi, terutama jika area tersebut padat penduduk. Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko pasien mengalami demam berdarah dengan gejala lebih berat, antara lain: Berusia anak-anak atau lansia Sedang hamil Memiliki daya tahan tubuh yang lemah Pernah menderita demam berdarah sebelumnya Gejala Demam Berdarah Gejala utama demam berdarah adalah naiknya suhu tubuh secara mendadak. Pada anak-anak, fase demam pada DBD berbentuk seperti pelana kuda , yaitu turun selama beberapa hari, kemudian naik lagi. Demam pada DBD umumnya berlangsung selama 2--7 hari. Demam bisa mencapai suhu 39−40°C dan sulit turun walaupun pasien telah mengonsumsi obat penurun panas. Selain demam, ada beberapa gejala lain yang dapat menyertainya, yaitu: Lemas Sakit kepala hebat Nyeri di bagian belakang mata Sakit otot dan sendi Hilang nafsu makan Mual dan muntah Ruam kemerahan yang timbul atau tidak timbul Selanjutnya, demam akan turun dan pasien merasa lebih baik. Namun, pada fase ini, kadar trombosit biasanya mulai menurun dan terjadi kebocoran plasma dari pembuluh darah. Akibatnya, pasien berisiko mengalami perdarahan dan syok karena pembuluh darah kehilangan banyak cairan. Fase setelah demam turun merupakan fase kritis sehingga pasien harus diawasi secara ketat. Tanda bahaya yang perlu diawasi pada fase ini antara lain: Nyeri perut yang berat Muntah-muntah tidak kunjung berhenti Lemas setelah sudah merasa membaik Gelisah Gusi berdarah atau mimisan Muntah berdarah Buang air besar berdarah Jantung berdebar Napas cepat Kulit dingin, pucat, dan basah Kapan Harus ke Dokter Periksakan diri ke dokter jika Anda atau anak Anda mendadak demam tinggi disertai gejala awal demam berdarah lainnya. Segera ke dokter jika mengalami tanda-tanda bahaya seperti yang telah disebutkan di atas setelah demam turun. Untuk memudahkan pemeriksaan, Anda juga bisa membuat janji dengan dokter melalui fitur booking dokter di aplikasi ALODOKTER, sehingga konsultasi dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Diagnosis Demam Berdarah Diagnosis demam berdarah dilakukan dengan menanyakan gejala yang dialami pasien, riwayat perjalanannya, dan kejadian DBD di wilayah tempat tinggal pasien. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Pada pemeriksaan awal, dokter akan melakukan tourniquet test dengan alat pengukur tekanan darah. Tujuannya adalah untuk memeriksa risiko terjadinya kebocoran pembuluh darah. Guna memastikan diagnosis, dokter juga dapat melakukan rangkaian tes darah berikut ini: Pemeriksaan antigen NS1, untuk mendeteksi virus Dengue Pemeriksaan serologi IgG dan IgM dengue, untuk mendeteksi antibodi yang melawan virus Dengue Hitung darah lengkap, untuk melihat kadar trombosit dan sel darah putih Hematokrit, untuk melihat kebocoran pembuluh darah Tes fungsi hati, untuk melihat kadar enzim hati Pengobatan Demam Berdarah Tidak ada obat khusus yang dapat membunuh virus Dengue. Perawatan pasien demam berdarah berfokus untuk mengatasi gejala, menjaga energi pasien, serta mengoptimalkan kondisi tubuh dan mencegah komplikasi hingga infeksi membaik dengan sendirinya. Penanganan demam berdarah tahap awal bisa dilakukan di rumah selama tidak terdapat tanda bahaya. Namun, selama perawatan mandiri, pasien harus diawasi secara ketat. Selain itu, untuk mempercepat pemulihan, pasien perlu: Mencukupi kebutuhan cairan dengan minuman selain air putih, seperti susu, jus buah, cairan isotonik, atau oralit Mengonsumsi makanan dengan gizi lengkap dan seimbang Beristirahat yang cukup Menjaga suhu tubuh di bawah 39°C dengan menggunakan kompres hangat, mandi atau berendam air hangat (tidak panas), mengatur suhu ruangan yang sejuk, dan tidak memakai baju yang tidak terlalu tebal Minum paracetamol jika demam naik melebihi 39 0 C atau jika sakit kepala dan nyeri otot terasa mengganggu Jika terjadi tanda bahaya DBD, pasien harus segera dibawa ke IGD rumah sakit. Pengobatan yang diberikan di rumah sakit berupa: Infus cairan Pemantauan tekanan darah, kadar trombosit, kadar gula, kadar elektrolit darah, dan fungsi hati Transfusi darah jika terjadi komplikasi perdarahan yang parah Komplikasi Demam Berdarah Jika tidak tertangani dengan cepat, kebocoran pembuluh darah pada DBD dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya, antara lain: Penumpukan cairan pada rongga dada atau perut Perdarahan hebat Organ vital tubuh tidak mendapatkan aliran darah ( syok ) atau dengue shock syndrome Sementara jika terjadi pada ibu hamil, demam berdarah dapat menyebabkan komplikasi berupa: Keguguran Berat badan lahir rendah Bayi lahir prematur Bayi meninggal di dalam kandungan Perdarahan pascapersalinan Pencegahan Demam Berdarah Pencegahan demam berdarah bisa dilakukan dengan menjalankan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M Plus, yaitu: M enguras atau membersihkan penampungan air M enutup rapat penampungan air M endaur ulang atau membuang barang bekas P lus pencegahan tambahan, seperti fogging atau memperbaiki parit yang tidak lancar PSN 3M Plus ini harus dilakukan secara berkala untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan terbebas dari nyamuk penyebab demam berdarah. DBD juga bisa dicegah dengan menjalani vaksin dengue . Vaksin ini bisa diberikan sejak usia 6 tahun, terutama pada orang yang tinggal di daerah dengan kasus dengue yang tinggi atau memiliki risiko terpapar virus Dengue. Namun, pemberian vaksin perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan riwayat infeksi dengue sebelumnya sehingga sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Jika masih memiliki pertanyaan tentang demam berdarah atau vaksinasi dengue, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter lewat Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER, untuk mendapatkan informasi dan saran medis yang sesuai dengan kondisi Anda. Terakhir diperbarui: 29 Mei 2026", "summary": "Demam berdarah adalah penyakit infeksi akibat virus  yang menular melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini menimbulkan gejala demam tinggi, sakit kepala, serta nyeri tulang dan otot. Jika", "reviewer": "dr. Marianti", "sections": [ "Penyebab Demam Berdarah", "Faktor risiko demam berdarah", "Gejala Demam Berdarah", "Kapan Harus ke Dokter", "Diagnosis Demam Berdarah", "Pengobatan Demam Berdarah", "Komplikasi Demam Berdarah", "Pencegahan Demam Berdarah" ], "updatedAt": "2026-06-01T16:22:01+07:00", "wordCount": 1088, "contentHtml": "\n\n

Demam berdarah adalah penyakit infeksi akibat virus  yang menular melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini menimbulkan gejala demam tinggi, sakit kepala, serta nyeri tulang dan otot. Jika tidak ditangani dengan tepat, demam berdarah berisiko mengancam nyawa.

\n

Demam berdarah atau DBD dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa. Penyakit ini menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk tersebut dapat membawa virus Dengue setelah menggigit orang yang sedang terinfeksi, lalu menularkannya kepada orang lain melalui gigitan berikutnya.

\n

\"Demam

\n

Penyakit ini banyak ditemukan di daerah beriklim tropis, termasuk Indonesia, dan angka kejadian penyakit ini biasanya meningkat ketika musim hujan.Virus Dengue dapat mengakibatkan dua kondisi, yaitu demam dengue dan demam berdarah dengue (DBD). 

\n

Bedanya, demam berdarah dengue dapat menyebabkan gejala yang berat, sedangkan demam dengue biasanya hanya menimbulkan gejala ringan. Namun, tahap awal kedua kondisi ini memiliki gejala yang mirip. 

\n

Penyebab Demam Berdarah

\n

Demam berdarah atau DBD disebabkan oleh virus Dengue. Seseorang bisa terjangkit demam berdarah jika digigit oleh nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus yang telah terinfeksi virus Dengue terlebih dahulu.

\n

Nyamuk penyebab demam berdarah biasanya aktif dan menggigit pada pagi dan sore hari. Nyamuk ini biasanya hidup di genangan air yang tenang dan dasarnya bersih, seperti genangan air di ban mobil, sampah plastik, atau tempat minum hewan.

\n

Demam berdarah tidak menular antarmanusia secara langsung. Namun, ibu hamil dapat menularkan demam berdarah kepada janin yang dikandungnya selama masa kehamilan atau ketika proses persalinan.

\n

Faktor risiko demam berdarah

\n

Demam berdarah lebih banyak terjadi saat musim hujan. Hal ini karena pada musim tersebut, nyamuk Aedes aegypti lebih banyak berkembang biak. Selain itu, seseorang lebih berisiko terkena DBD jika ia berada di daerah dengan kasus demam berdarah yang tinggi, terutama jika area tersebut padat penduduk.

\n

Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko pasien mengalami demam berdarah dengan gejala lebih berat, antara lain:

\n\n

Gejala Demam Berdarah

\n

Gejala utama demam berdarah adalah naiknya suhu tubuh secara mendadak. Pada anak-anak, fase demam pada DBD berbentuk seperti pelana kuda, yaitu turun selama beberapa hari, kemudian naik lagi.

\n

Demam pada DBD umumnya berlangsung selama 2--7 hari. Demam bisa mencapai suhu 39−40°C dan sulit turun walaupun pasien telah mengonsumsi obat penurun panas.

\n

Selain demam, ada beberapa gejala lain yang dapat menyertainya, yaitu:

\n\n

Selanjutnya, demam akan turun dan pasien merasa lebih baik. Namun, pada fase ini, kadar trombosit biasanya mulai menurun dan terjadi kebocoran plasma dari pembuluh darah. Akibatnya, pasien berisiko mengalami perdarahan dan syok karena pembuluh darah kehilangan banyak cairan.

\n

Fase setelah demam turun merupakan fase kritis sehingga pasien harus diawasi secara ketat. Tanda bahaya yang perlu diawasi pada fase ini antara lain:

\n\n

Kapan Harus ke Dokter

\n

Periksakan diri ke dokter jika Anda atau anak Anda mendadak demam tinggi disertai gejala awal demam berdarah lainnya. Segera ke dokter jika mengalami tanda-tanda bahaya seperti yang telah disebutkan di atas setelah demam turun.

\n

Untuk memudahkan pemeriksaan, Anda juga bisa membuat janji dengan dokter melalui fitur booking dokter di aplikasi ALODOKTER, sehingga konsultasi dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

\n

Diagnosis Demam Berdarah

\n

Diagnosis demam berdarah dilakukan dengan menanyakan gejala yang dialami pasien, riwayat perjalanannya, dan kejadian DBD di wilayah tempat tinggal pasien.

\n

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Pada pemeriksaan awal, dokter akan melakukan tourniquet test dengan alat pengukur tekanan darah. Tujuannya adalah untuk memeriksa risiko terjadinya kebocoran pembuluh darah.

\n

Guna memastikan diagnosis, dokter juga dapat melakukan rangkaian tes darah berikut ini:

\n\n

Pengobatan Demam Berdarah

\n

Tidak ada obat khusus yang dapat membunuh virus Dengue. Perawatan pasien demam berdarah berfokus untuk mengatasi gejala, menjaga energi pasien, serta mengoptimalkan kondisi tubuh dan mencegah komplikasi hingga infeksi membaik dengan sendirinya.

\n

Penanganan demam berdarah tahap awal bisa dilakukan di rumah selama tidak terdapat tanda bahaya. Namun, selama perawatan mandiri, pasien harus diawasi secara ketat. Selain itu, untuk mempercepat pemulihan, pasien perlu:

\n\n

Jika terjadi tanda bahaya DBD, pasien harus segera dibawa ke IGD rumah sakit. Pengobatan yang diberikan di rumah sakit berupa:

\n\n

Komplikasi Demam Berdarah

\n

Jika tidak tertangani dengan cepat, kebocoran pembuluh darah pada DBD dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya, antara lain:

\n\n

Sementara jika terjadi pada ibu hamil, demam berdarah dapat menyebabkan komplikasi berupa:

\n\n

Pencegahan Demam Berdarah

\n

Pencegahan demam berdarah bisa dilakukan dengan menjalankan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M Plus, yaitu:

\n\n

PSN 3M Plus ini harus dilakukan secara berkala untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan terbebas dari nyamuk penyebab demam berdarah.

\n

DBD juga bisa dicegah dengan menjalani vaksin dengueVaksin ini bisa diberikan sejak usia 6 tahun, terutama pada orang yang tinggal di daerah dengan kasus dengue yang tinggi atau memiliki risiko terpapar virus Dengue. Namun, pemberian vaksin perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan riwayat infeksi dengue sebelumnya sehingga sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

\n

Jika masih memiliki pertanyaan tentang demam berdarah atau vaksinasi dengue, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter lewat Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER, untuk mendapatkan informasi dan saran medis yang sesuai dengan kondisi Anda.

\n\n\n \n\n\n \n
\n \n
\n\n \n \n\n
\n\n Terakhir diperbarui: 29 Mei 2026\n
", "lastUpdated": "1 Juni 2026", "publishedAt": "2014-06-27T16:25:05+07:00" } ``` --- _Generated: 2026-08-02T14:32:52.855Z_